
Bengbulang 22 Agustus 2026 – Mahasiswa KKN 04 Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali (UNUGHA) Cilacap melaksanakan kegiatan pembuatan dan pemasangan papan struktur kepengurusan masjid di Desa Bengbulang, Kecamatan Karangpucung, Kabupaten Cilacap. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam mendukung pengelolaan masjid agar lebih tertib, terorganisasi, dan informatif. Pembuatan papan struktur juga menjadi bagian dari program kerja yang bertujuan untuk membantu masyarakat mengetahui susunan kepengurusan serta pembagian tugas dalam pengelolaan masjid.
Papan struktur kepengurusan masjid dibuat dengan mencantumkan beberapa posisi penting, yaitu Penanggung Jawab, Ketua, Sekretaris, Bendahara, Humas, Muadzin, dan Khotib. Informasi tersebut disusun secara sederhana dan jelas agar mudah dibaca oleh jamaah maupun masyarakat yang datang ke masjid. Dengan adanya papan tersebut, masyarakat tidak hanya dapat mengetahui siapa saja yang menjadi pengurus, tetapi juga dapat memahami bahwa setiap pengurus memiliki peran dan tanggung jawab masing-masing dalam mendukung kegiatan masjid.
Kegiatan ini diawali dengan melakukan koordinasi antara mahasiswa KKN 04 UNUGHA dengan pengurus masjid. Koordinasi dilakukan untuk memastikan susunan kepengurusan yang akan dicantumkan sesuai dengan kondisi yang ada. Setelah data kepengurusan diperoleh, mahasiswa mulai menyiapkan desain papan dengan memperhatikan kerapian, ukuran tulisan, dan penempatan informasi agar dapat terlihat dengan jelas. Pembuatan dilakukan dengan melibatkan mahasiswa KKN sebagai bentuk kerja sama dalam menyelesaikan program kerja tersebut.
Struktur kepengurusan yang tercantum memiliki fungsi masing-masing. Penanggung jawab memiliki peran dalam memberikan arahan serta mengawasi jalannya pengelolaan masjid. Ketua bertugas mengoordinasikan para pengurus dan kegiatan yang dilaksanakan. Sekretaris membantu dalam urusan administrasi dan pencatatan kegiatan, sedangkan bendahara bertugas mengelola keuangan masjid. Humas berperan dalam menjalin komunikasi dengan masyarakat dan jamaah. Sementara itu, muadzin bertugas mengumandangkan azan dan mendukung pelaksanaan ibadah, sedangkan khotib bertugas menyampaikan khutbah dalam pelaksanaan salat Jumat maupun kegiatan keagamaan tertentu.
Setelah proses pembuatan selesai, mahasiswa KKN bersama pengurus melakukan pemasangan papan struktur pada tempat yang mudah dilihat oleh jamaah. Pemilihan lokasi pemasangan menjadi salah satu hal yang diperhatikan agar informasi di dalamnya dapat diakses dengan mudah. Papan tersebut diharapkan dapat menjadi media informasi yang bermanfaat dan dapat digunakan dalam jangka panjang. Selain itu, papan struktur juga dapat membantu masyarakat ketika membutuhkan informasi mengenai pihak yang bertanggung jawab terhadap kegiatan atau kebutuhan tertentu di masjid.
Salah satu pengurus masjid, Pak Sulthon, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa KKN. Beliau mengatakan, “Adanya papan struktur ini sangat membantu, terutama supaya masyarakat tahu siapa saja pengurus masjid dan tugasnya masing-masing. Jadi kalau ada kegiatan atau keperluan tertentu, masyarakat juga lebih mudah berkoordinasi dengan pengurus yang bersangkutan.” Menurutnya, keberadaan papan struktur tersebut dapat membuat informasi mengenai kepengurusan masjid menjadi lebih jelas dan tidak hanya diketahui oleh beberapa orang saja.
Pak Sulthon juga berharap papan struktur tersebut dapat terus dirawat dan diperbarui apabila terjadi pergantian kepengurusan. Menurutnya, kegiatan sederhana seperti ini memiliki manfaat bagi pengurus maupun masyarakat karena dapat meningkatkan keterbukaan informasi dan membantu memperjelas pembagian tanggung jawab dalam pengelolaan masjid. Dukungan dari pengurus masjid juga menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan pelaksanaan kegiatan tersebut.
Pembuatan papan struktur kepengurusan masjid ini turut mendukung program MAMUSDA (Masjid dan Musala Berdaya) yang menjadi tema KKN 04 UNUGHA di Desa Bengbulang. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya berfokus pada kegiatan keagamaan, tetapi juga berupaya membantu aspek administrasi dan pengelolaan masjid. Papan struktur diharapkan dapat menjadi salah satu sarana pendukung agar kepengurusan masjid dapat berjalan secara lebih terarah dan terorganisasi.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, mahasiswa KKN 04 UNUGHA berharap papan struktur kepengurusan dapat memberikan manfaat bagi pengurus dan masyarakat Desa Bengbulang. Keberadaan papan tersebut diharapkan mampu meningkatkan keterbukaan informasi, memperjelas pembagian tugas, serta mempermudah komunikasi antara pengurus dengan jamaah. Meskipun merupakan kegiatan sederhana, pembuatan papan struktur menjadi salah satu langkah nyata mahasiswa KKN dalam memberikan kontribusi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara berkelanjutan.
| Luas Area | 140 m2 |
| Luas Bangunan | 108 m2 |
| Status Lokasi | Desa |
| Tahun Berdiri | 1994 |